LEBAK|Wartanusantara7.com — Kontak WhatsApp milik Juliana, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wanasalam, Kabupaten Lebak, sempat diretas oleh pihak tak bertanggung jawab. Akibat peretasan tersebut, akun WhatsApp miliknya sempat mengunggah sejumlah status tidak senonoh berupa gambar hasil editan dari aplikasi kecerdasan buatan (AI).
Juliana mengungkapkan, dirinya baru menyadari akun WhatsApp miliknya diretas setelah menerima banyak panggilan dari rekan dan kerabat yang menanyakan unggahan aneh di statusnya.
“Saya baru sadar kalau WA saya di-hack setelah banyak teman-teman yang menelpon. Waktu itu saya sedang dalam perjalanan, jadi lumayan lama kena hacknya,” ujar Juliana, Jumat (13/03/2026).
Ia menjelaskan, peretasan tersebut terjadi pada Selasa malam, 10 Maret 2026, dan berlangsung selama kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya akun tersebut berhasil diamankan kembali.
Menurut Juliana, klarifikasi ini penting disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama karena beberapa pihak sempat mempertanyakan unggahan yang muncul di status WhatsApp miliknya.
“Ini musibah. Saya juga memohon maaf kepada semua orang yang satu kontak WA dengan saya, terutama yang sudah melihat postingan status aneh-aneh,” tuturnya.
Juliana mengaku telah menelusuri kemungkinan pihak yang melakukan peretasan terhadap akun miliknya dan mengklaim telah mengetahui orang yang diduga menjadi pelaku.
Meski demikian, ia menegaskan tidak akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Juliana memilih memaafkan dan menganggap kejadian ini sebagai pelajaran agar lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan akun pribadi.
“Saya memilih untuk memaafkan. Apalagi sekarang ini lagi pada puasa bulan Ramadan. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi, baik kepada saya maupun kepada orang lain,” ujarnya.





