LEBAK|Wartanusantara7.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi X Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, melaksanakan kegiatan reses yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat di Kampung Kumpai, Desa Kumpai, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh tim, di antaranya Yance, Yogi, serta rekan-rekan lainnya, sebagai bagian dari penguatan fungsi representasi dan penyerapan aspirasi masyarakat.
Forum reses ini dihadiri oleh unsur kasepuhan Kampung Kumpai, para Ketua RT/RW se-Desa Kumpai, masyarakat setempat, serta tamu undangan dari empat wilayah desa. Kehadiran berbagai elemen sosial tersebut mencerminkan tingginya partisipasi kolektif dalam proses dialog pembangunan yang inklusif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kumpai, Encep, menegaskan pentingnya keberlanjutan komunikasi antara pemerintah desa dengan lembaga legislatif di tingkat pusat. Ia menyampaikan harapan agar berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan, dapat terakomodasi secara optimal.
Sementara itu, Kasepuhan Kumpai, Heri, menyampaikan aspirasi masyarakat dari perspektif kultural dan kebutuhan lapangan. Ia menyoroti urgensi pembangunan jembatan sebagai infrastruktur vital yang menunjang mobilitas serta aktivitas ekonomi warga. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Bonnie Triyana menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dalam kerangka kewenangannya di Komisi X DPR RI. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap program pendidikan, khususnya melalui optimalisasi Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan.
Lebih lanjut, Bonnie juga merespons usulan pembangunan jembatan yang secara struktural berada dalam lingkup kewenangan Komisi V DPR RI. Ia menyatakan akan tetap mengupayakan aspirasi tersebut melalui koordinasi lintas komisi.
“Meskipun bukan menjadi domain langsung Komisi X, aspirasi terkait pembangunan jembatan ini akan tetap saya upayakan melalui koordinasi lintas komisi. Insya Allah dapat diperjuangkan,” ujarnya.
Dalam konteks pembangunan pendidikan, Bonnie juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengembangan fasilitas sekolah di Desa Kumpai. Ia bahkan berkomitmen untuk kembali hadir dalam agenda peresmian SDN 2 Kumpai sebagai bentuk kesinambungan perhatian terhadap sektor pendidikan di wilayah tersebut.
Kegiatan reses ini menegaskan peran strategis wakil rakyat dalam membangun jembatan komunikasi antara negara dan masyarakat. Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang deliberatif untuk merumuskan prioritas pembangunan yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lebak.”(Jaka S.)





