PANDEGLANG | Wartanusantara7.com — Harapan menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak dan nyaman terus diwujudkan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN Cimoyan 3, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

.

Program yang bersumber dari Dana APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp1.056.870.003 tersebut mencakup sejumlah pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan. Pelaksanaannya dilakukan oleh P2SP SDN Cimoyan 3 dan berjalan sesuai harapan.

.

Adapun lingkup kegiatan meliputi pembangunan ruang UKS, pembangunan toilet, revitalisasi ruang kelas 4, rehabilitasi ruang kelas 1, 2 dan 3, rehabilitasi ruang perpustakaan, rehabilitasi ruang administrasi, serta rehabilitasi toilet.

Program tersebut bukan sekadar menyentuh aspek fisik bangunan sekolah, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas belajar mengajar dan kenyamanan peserta didik.

Bagi siswa, keberadaan ruang kelas yang lebih layak, fasilitas sanitasi yang memadai, ruang perpustakaan yang dapat dimanfaatkan dengan baik, serta fasilitas pendukung lainnya merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung perkembangan anak.

Kepala SDN Cimoyan 3, Otong, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di sekolahnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para siswa.

“Kami sangat mendukung adanya program revitalisasi ini. Harapan kami, fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah,” ujar Otong.

 

Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dan direhabilitasi nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekolah.

Menurut Otong, fasilitas pendidikan yang baik akan menjadi salah satu penunjang terciptanya suasana belajar yang lebih nyaman sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.

“Yang paling penting setelah pembangunan selesai adalah bagaimana fasilitas ini kita rawat bersama. Ini untuk kepentingan anak-anak kita dan generasi berikutnya,” katanya.

Lebih jauh, revitalisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan wajah bangunan sekolah. Sarana yang tersedia harus benar-benar memberikan fungsi dan manfaat bagi peserta didik dalam menjalankan aktivitas pendidikan setiap hari.

Ruang kelas yang layak dapat menunjang proses pembelajaran, perpustakaan dapat menjadi ruang pengembangan minat baca, sementara fasilitas UKS dan toilet menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan serta kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Dengan demikian, pembangunan dan rehabilitasi melalui program revitalisasi di SDN Cimoyan 3 diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih layak bagi generasi penerus Kabupaten Pandeglang.

Program tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar fasilitas yang telah diberikan pemerintah dapat digunakan secara maksimal dan bertahan dalam jangka panjang.

Bukan hanya membangun ruang dan memperbaiki bangunan, tetapi menghadirkan tempat belajar yang lebih nyaman agar anak-anak dapat tumbuh, belajar dan meraih cita-citanya dengan lebih baik.

Penulis: Team/Red