PANDEGLANG|Wartanusantara7.com – Dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 1 Ciodeng, Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, mulai menjadi perhatian. Kondisi fisik bangunan sekolah yang dinilai memprihatinkan memunculkan tanda tanya terkait transparansi penggunaan anggaran, khususnya pada sektor sarana dan prasarana.
Berdasarkan hasil pantauan media di lapangan pada Kamis (12/02/2026), sejumlah ruang belajar siswa terlihat kurang terawat. Keramik di beberapa ruangan tampak retak, cat dinding mulai pudar, serta plafon di sejumlah titik terlihat bolong. Bahkan, ditemukan beberapa kusen jendela yang tidak lagi dilengkapi kaca, sehingga ruang kelas terbuka dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keamanan proses belajar mengajar.
Beberapa ruangan juga terlihat menyerupai gudang dan jauh dari kesan representatif sebagai ruang belajar. Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan semangat peningkatan mutu pendidikan yang selama ini digaungkan pemerintah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan jumlah siswa di SDN 1 Ciodeng mencapai lebih dari 200 orang. Dengan jumlah tersebut, sekolah setiap tahunnya menerima Dana BOS yang semestinya dapat menunjang operasional dan pemeliharaan fasilitas sekolah. Namun, melihat kondisi bangunan yang ada, publik pun mempertanyakan realisasi anggaran, khususnya pada pos perawatan sarana dan prasarana.
Saat awak media mendatangi sekolah guna melakukan konfirmasi, Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Salah seorang guru menyampaikan bahwa Kepala Sekolah sedang tidak ada di sekolah.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan dengan mendatangi kediaman Kepala Sekolah. Namun, yang bersangkutan sedang beristirahat. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa di sekolah terdapat Bendahara yang dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait rincian penggunaan Dana BOS, khususnya menyangkut pemeliharaan fasilitas sekolah. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang agar informasi yang disampaikan tetap berimbang.
Masyarakat berharap adanya transparansi dan keterbukaan agar pengelolaan Dana BOS benar-benar tepat sasaran, demi kenyamanan dan keselamatan siswa dalam menempuh pendidikan.
Penulis : Team/red





