PANDEGLANG|Wartanusantara7.com – Sebuah video berdurasi 37 detik yang memperlihatkan pembagian menu program MBG kepada siswa beredar luas di media sosial dan memicu sorotan publik. Dalam video tersebut, terlihat paket makanan yang dibagikan hanya berupa satu kotak susu Ultra Milk, satu bungkus roti, satu bungkus kue, dan empat butir kurma.

Paket menu tersebut diduga tidak sebanding dengan besaran anggaran yang telah ditetapkan pemerintah untuk program MBG. Sejumlah pihak mempertanyakan apakah komposisi tersebut telah memenuhi standar gizi serta ketentuan pembiayaan yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, paket tersebut disebut-sebut berasal dari dapur MBG atas nama Aldi Saputra Pratama yang berlokasi di Kampung Cisampur RT/RW 002/005, Desa Gunung Batu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang.

Jika dugaan ini benar, maka muncul pertanyaan serius terkait transparansi penggunaan anggaran dan pengawasan pelaksanaan program di lapangan. Pasalnya, program MBG sejatinya dirancang untuk memastikan kecukupan gizi siswa melalui menu yang terstandar dan proporsional.

Sejumlah wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaan. Mereka menilai paket tersebut terkesan minimalis dan belum tentu mencerminkan nilai anggaran yang dikabarkan dialokasikan pemerintah per porsi.

“Kalau memang anggarannya sesuai standar pemerintah, seharusnya menunya lebih layak dan mencukupi kebutuhan gizi anak,” ujar salah satu orang tua siswa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia yang dipimpin oleh Muslih belum memberikan keterangan resmi. Redaksi Wartanusantara7.com telah mengirimkan permohonan konfirmasi dan klarifikasi terkait:

• Kebenaran video yang beredar

• Standar anggaran per porsi MBG

• Komposisi menu sesuai ketentuan resmi

• Dugaan ketidaksesuaian antara anggaran dan realisasi menu

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam pelaksanaan program yang menyangkut hak gizi siswa. Publik kini menanti penjelasan resmi guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan program yang dibiayai oleh anggaran negara tersebut.

Wartanusantara7.com akan terus menelusuri dan mengawal persoalan ini demi kepentingan masyarakat.”( Roni)