BANTEN|Wartanusantara7.com — Gabungan Organisasi Wartawan dan Lembaga Banten (GOW-BANTEN) memberikan klarifikasi sekaligus membantah adanya informasi yang menyebut organisasi tersebut memberikan kuasa atau melakukan pelaporan kepada pihak mana pun terkait pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah Banten.

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator GOW-BANTEN, Raeynold Kurniawan, kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Raeynold menegaskan bahwa sampai saat ini GOW-BANTEN tidak pernah memberikan surat kuasa, mandat, atau kewenangan kepada pihak mana pun untuk mewakili organisasi dalam melakukan pelaporan terkait pelaksanaan program P3-TGAI di wilayah Banten.

“Kami tegaskan, GOW-BANTEN tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun dan tidak pernah merasa melaporkan pihak mana pun terkait pelaksanaan Program P3-TGAI. Kalau ada pihak yang mengatasnamakan GOW-BANTEN, kami meminta agar dapat menunjukkan dasar atau surat kuasa yang sah,” tegas Raeynold.

Menurutnya, GOW-BANTEN justru melihat Program P3-TGAI sebagai salah satu program pemerintah yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan dukungan terhadap infrastruktur irigasi.

Raeynold mengatakan, keberadaan program tersebut patut diapresiasi apabila dilaksanakan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

“Sebaliknya, dengan adanya Program P3-TGAI, kami mendukung dan mengapresiasi pihak BBWSC3 karena program tersebut dapat membantu para petani. Kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

GOW-BANTEN Dukung Pengawasan, Bukan Menghambat Program

Raeynold menjelaskan bahwa sebagai organisasi yang memiliki fungsi kontrol sosial, GOW-BANTEN tetap memiliki komitmen untuk melakukan pemantauan terhadap berbagai program pemerintah.

Namun, menurutnya, fungsi kontrol sosial tidak boleh dimaknai sebagai upaya untuk menghambat program pembangunan yang memang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.

“Kami tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Kalau ada persoalan di lapangan, tentu akan kami sampaikan berdasarkan fakta dan data. Tetapi jangan kemudian muncul anggapan bahwa kami menolak program P3-TGAI. Justru kami mendukung program yang manfaatnya langsung dirasakan petani,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak dapat membedakan antara kegiatan pengawasan dan penolakan terhadap program pemerintah.

Menurut Raeynold, pengawasan diperlukan agar program berjalan sesuai petunjuk teknis, tepat sasaran, memiliki kualitas pekerjaan yang baik, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, GOW-BANTEN meminta pihak-pihak yang mengklaim memiliki mandat atau kuasa dari organisasi tersebut untuk segera memberikan klarifikasi apabila memang terdapat informasi yang mengatasnamakan GOW-BANTEN.

“Kalau ada yang mengaku membawa nama GOW-BANTEN dalam persoalan P3-TGAI, silakan tunjukkan surat kuasanya. Kami tidak ingin nama organisasi digunakan untuk kepentingan tertentu tanpa sepengetahuan dan persetujuan organisasi,” tegas Raeynold.

GOW-BANTEN juga menyatakan siap berkomunikasi dengan pihak terkait, termasuk BBWSC3, apabila diperlukan untuk meluruskan informasi yang berkembang.

Raeynold menegaskan bahwa pihaknya berharap Program P3-TGAI di berbagai wilayah Banten dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi kelompok penerima manfaat.

“Harapan kami sederhana. Program pemerintah yang menggunakan anggaran negara harus benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat. Kalau programnya baik dan tepat sasaran, tentu kami dukung. Pengawasan tetap berjalan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial,” pungkasnya.

 

Penulis: Team/Red