PANDEGLANG|Wartanusantara7.com — Ramainya pemberitaan terkait dugaan pungutan atau pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa Paket C di PKBM Maju Bersama, Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, mendapat bantahan tegas dari pihak pengelola PKBM.
Ketua PKBM Maju Bersama, Shihabudin Romli, menegaskan bahwa informasi mengenai adanya pungutan maupun pemotongan dana PIP terhadap peserta didik tidak benar.
“Iya, hal tersebut tidak benar. Mana kami berani melakukan hal seperti itu,” tegas Shihabudin Romli saat memberikan klarifikasi kepada wartawan.
Menurutnya, pihak PKBM Maju Bersama tidak pernah bermaksud maupun melakukan tindakan yang merugikan hak para peserta didik, terlebih menyangkut bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan.
PIP sendiri merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu peserta didik agar dapat terus memperoleh akses pendidikan. Karena itu, informasi mengenai dugaan pungutan tentu menjadi perhatian publik dan perlu diluruskan apabila tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Pihak PKBM Maju Bersama berharap masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar, melainkan memberikan ruang kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi.
Di sisi lain, transparansi tetap menjadi hal penting dalam setiap proses penyaluran bantuan pendidikan. Apabila muncul informasi yang berbeda, pengecekan terhadap data penerima dan mekanisme penyaluran dapat menjadi langkah untuk memastikan persoalan tersebut terang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Pihak terkait juga diharapkan dapat memberikan penjelasan apabila diperlukan, sehingga informasi mengenai penyaluran PIP benar-benar berdasarkan fakta dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi dari Ketua PKBM Maju Bersama tersebut, dugaan pungutan yang sebelumnya ramai diberitakan dinyatakan tidak benar oleh pihak PKBM.
Publik pun diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, verifikasi, serta keberimbangan dalam menyikapi setiap informasi yang berkaitan dengan bantuan pendidikan bagi masyarakat.
Penulis : Sang Jurnalis Desa





