PANDEGLANG|Wartanusantara7.com — Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Pandeglang terus diperluas dengan melibatkan aparat kewilayahan sebagai salah satu ujung tombak edukasi kepada masyarakat.

Jajaran Babinsa Kodim 0601/Pandeglang mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus registrasi IKD di Unit Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PELANDUKCAPIL) Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan tersebut tidak hanya membahas tata cara penggunaan dan aktivasi IKD, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya data kependudukan yang akurat dan valid dalam mendukung berbagai pelayanan publik, termasuk perlindungan sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Materi disampaikan langsung oleh petugas PELANDUKCAPIL Panimbang. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai IKD, para Babinsa juga memperoleh pelayanan registrasi dan aktivasi identitas kependudukan digital.

Keterlibatan Babinsa dinilai strategis karena aparat kewilayahan tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada warga, khususnya masyarakat yang masih membutuhkan pendampingan dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.

“Saya berharap nantinya para Babinsa dapat membantu menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat di wilayah binaan masing-masing mengenai pentingnya IKD, sehingga percepatan digitalisasi kependudukan di wilayah kita dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Gugun Gunawan, petugas PELANDUKCAPIL Panimbang Kabupaten Pandeglang, menjelaskan bahwa perkembangan pelayanan publik membuat kebutuhan terhadap data kependudukan yang akurat semakin penting.

Menurutnya, IKD merupakan bagian dari transformasi administrasi kependudukan yang memungkinkan identitas penduduk digunakan dalam format digital melalui perangkat telepon seluler.

“Di era digitalisasi saat ini, pelayanan publik dituntut untuk bergerak lebih cepat, efisien dan transparan. IKD merupakan salah satu bentuk transformasi dokumen kependudukan dari fisik menjadi digital yang tersimpan langsung di ponsel,” jelas Gugun.

Ia menambahkan, persoalan data kependudukan tidak hanya berkaitan dengan administrasi identitas warga. Validitas data juga memiliki keterkaitan dengan berbagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Menurut Gugun, data kependudukan yang terintegrasi, akurat, dan valid menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelayanan sosial agar dapat diberikan kepada masyarakat yang memang berhak.

“Integrasi data kependudukan yang akurat dan valid adalah fondasi utama agar bantuan sosial tepat sasaran, cepat disalurkan dan tidak mengalami hambatan administratif,” ungkapnya.

Karena itu, para Babinsa diharapkan tidak hanya memahami proses registrasi dan aktivasi IKD, tetapi juga mampu menjelaskan manfaat serta pentingnya identitas kependudukan digital kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Gugun mengatakan keterlibatan aparat kewilayahan dapat membantu memperluas jangkauan informasi mengenai IKD, terutama kepada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan administrasi berbasis digital.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para Babinsa memahami cara aktivasi dan manfaat IKD, sehingga dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital,” katanya.

PELANDUKCAPIL Panimbang Kabupaten Pandeglang, lanjut Gugun, akan terus mendukung penerapan IKD sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pengelolaan data kependudukan masyarakat.

Menurutnya, sosialisasi tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dengan aparat kewilayahan dalam mempercepat pemahaman masyarakat terhadap transformasi layanan administrasi kependudukan.

Registrasi IKD yang dilakukan secara langsung dalam kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman praktis kepada para Babinsa. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat yang nantinya membutuhkan bantuan dalam melakukan aktivasi identitas kependudukan digital.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 0117/Panimbang Kapten Inf Sutiyoso dan Danramil 0114/Cigeulis Kapten Arh Asep Kandana Hidayat, jajaran petugas PELANDUKCAPIL Panimbang Kabupaten Pandeglang, serta perwakilan Babinsa dari Koramil 0117/Panimbang dan Koramil 0114/Cigeulis jajaran Kodim 0601/Pandeglang.

Melalui kegiatan tersebut, edukasi mengenai IKD dan pentingnya validitas data kependudukan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja. Informasi tersebut diharapkan terus diteruskan oleh para Babinsa kepada masyarakat di setiap wilayah binaan.

Dengan semakin luasnya pemahaman masyarakat terhadap IKD, digitalisasi administrasi kependudukan di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, akurat dan efisien.

Penulis : Team/red