PANDEGLANG|Wartanusantara7.com — Pelaksanaan program Irigasi Perpompaan (IRPOM) Tahun Anggaran 2026 di Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, mendapat penjelasan dari pengurus Kelompok Tani Jaya Mukti. Ketua kelompok tani, Jama’ah, menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut berjalan sesuai spesifikasi dan pengelolaannya dilakukan secara terbuka.
Pernyataan itu disampaikan Jama’ah pada Jumat (16/10/2026). Ia menjelaskan bahwa bendahara kelompok selalu dilibatkan dalam pengelolaan kegiatan, termasuk dalam pembelian material dan pembayaran upah para pekerja.
“Bendahara selalu kami libatkan. Bahkan, pembelanjaan material pun tahu, begitu juga pembayaran para pekerja. Saya selalu terbuka kepada siapa pun, karena yang mengerjakannya juga semuanya anggota kelompok tani,” ujar Jama’ah.
Menurutnya, keterlibatan anggota kelompok tani dalam pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian dari upaya menjalankan program secara bersama-sama. Ia juga menegaskan kesiapannya memberikan penjelasan apabila terdapat pihak yang ingin mengetahui pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Iksan selaku Ketua Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Kelompok Tani Jaya Mukti menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas dukungan program IRPOM bagi kelompok tani.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petani, khususnya dalam mendukung ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian dan meningkatkan kelancaran kegiatan usaha tani.
Program irigasi perpompaan sendiri diharapkan mampu membantu petani menghadapi persoalan pengairan, terutama ketika ketersediaan air menjadi faktor penting dalam keberlangsungan produksi pertanian.
Di sisi lain, Mulyantara selaku Koordinator Penyuluh (Korluh) Pertanian Kecamatan Pagelaran menjadi pihak yang perlu dimintai keterangan mengenai pendampingan dan pemantauan pelaksanaan program IRPOM di Desa Tegalpapak.
Keterangan dari pihak penyuluh diperlukan untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan teknis, fungsi sarana irigasi yang dibangun, serta manfaat program bagi kelompok tani penerima.
Namun, pernyataan Mulyantara belum tersedia dalam bahan informasi yang diterima untuk penyusunan berita ini. Oleh karena itu, konfirmasi lebih lanjut diperlukan agar keterangannya dapat disampaikan secara akurat dan berimbang.
Pelaksanaan program yang diklaim sesuai spesifikasi tentu menjadi kabar positif apabila didukung oleh kondisi fisik pekerjaan yang memadai, sarana yang berfungsi dengan baik, serta administrasi keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keterlibatan bendahara dalam pembelanjaan material dan pembayaran pekerja juga merupakan aspek penting dalam menjaga tertib administrasi kelompok. Meski demikian, kesesuaian spesifikasi tetap perlu dinilai berdasarkan dokumen teknis, realisasi pekerjaan, dan ketentuan program yang berlaku.
Dengan demikian, program IRPOM Desa Tegalpapak diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi petani.
Pengelolaan yang terbuka, pengawasan yang proporsional, dan koordinasi antara kelompok tani dengan pihak terkait menjadi unsur penting agar program pemerintah benar-benar berjalan sesuai tujuan serta memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.
Penulis : Team/red





